Potensi Sumber Daya Alam
ulawesi Tengah adalah salah satu provinsi di Pulau Sulawesi yang mempunyai alam yang cukup besar, baik berupa tanah dan kandungan mineral yang terpendam didalamnya, air dan segala isinya, flora dan fauna yang beraneka ragam. Namun sebagian besar potensi dan kekayaan alam yang melimpah tersebut belum diolah dan dimanfaatkan untuk meningkatkan kesejahteraan penduduknya.
Luas wilayah daratan sulawesi Tengah mencapai 68.033 Km2 dan luas wilayah teritorial lautan sekitar 193.923,75 Km2.
Potensi Lahan
Khusus untuk wilayah daratan, peruntukannya dapat dirinci sebagai berikut :
1. Kawasan Hutan 4.394.932 Ha
a. Hutan Lindung 1.489.923 Ha
b. Hutan Suaka & Wisata 676.248 Ha
c. Hutan Prod. Tetap 500.589 Ha
d. Hutan Prod. Terbatas 1.476.316 Ha
e. Hutan Konversi 251.856 Ha
2. Non Kawasan Hutan 1.192.253 Ha
a. Untuk Pertanian 672.795 Ha
- Sawah 108.067 Ha
- Perkebunan 200.067 Ha
- Tegalan, Peternakan
Pertambakan, dll 364.654 Ha
b. Untuk Permukiman, dll 519.548 Ha
Potensi Laut da Air Tawar
Potensi lestari perairan laut Sulawesi Tengah diperkirakan tersedia sebesar 1.593.796 ton per tahun dengan rincian :
· Zona I (Selat Makassar.Laut Sulawesi) sebesar 929.700 ton
· Zona II (Teluk Tomini) sebesar 595.620 ton
· Zona III (Teluk Tolo) sebesar 68.456 ton
Potensi penangkapan ikan di laut lepas dan budidaya pantai diperkirakan dapat menghasilkan 213.774 ton ikan setiap tahun. Namun hingga tahun 2003 potensi tersebut baru bisa dimanfaatkan sekirat 41,25% atau 88,181 ton
Demikianjuga dengan potensi perairan umum seperti danau, rawa dan seungai diperkirakan dapat menghasilkan 75.643 ton ikan tiap tahun, tetapi baru bisa dikelola sekitar 0,28 % atau 210 ton
Lain halnya dengan usaha budidaya ikan seperti tambak, kolam, sawah dan kerambah telah mengalamim perkembangan yang cukup pesat hingga pada tahun 2003 telah menghasilkan 4.140 ton ikan
Potensi Mineral
Diwilayah Provinsi Sulawesi Tengah terdapat potensi mineral yang masih memerlukan penelitian lebih lanjut mengenai jumlah depositnya yang terdia antara lain :
Minyak dan Gas Bumi
Berasal dari bahan-bahan organik dalam endapan sedimen laut yang mengalami perubahan dan pemisahan serta migrasi dari tempat asalnya karena pengaruh tekanan dan temperatur yang tinggi dam dalam waktu yang lama. Minyak dan gas bumi ini bermanfaat sebagai sumber energi/bahan bakar. Terdapat didesa Toili, Kecamatan Batui, Kabupaten Banggai. Keadaan masih dalam tahap eksploitasi.
Batubara
Merupakan proses pengendapan tumbuh-tumbuhan yang tertimbun dan mengalami proses pengawetan dalam pengaruh tekanan serta temperatur yang cukup tinggi dan dalam waktu lama. Bermanfaat sebagai sumber energi/bahan bakan. Lokasi bahan galian di desa Ensa, Tomata, Kecamatan Mori Atas, Kabupaten Morowali dengan tebal lapisan 0,3 – 1,0 meter, jenis gambut (peat), lignit dan brown coal; desa sekitar Toaya dan Tamarenja Kecamatan Sindue Kabupaten Donggala dengan lokasi penyebaran sekitar 15 Ha terdapat pada formasi Malosa, berselang seling dengan lempung sn batu pasir halus sampai kasar dengan ketebalan 0,15 – 3, 0 m. Dari hasil analisa ”grab sampling” menunjukkan kadar air 20,79%, abu 9,68%, fix carbon 29,55%, belerang 1,26% dengan nilai kalori 4130 Kkal.
Nikel
Merupakan hasil pelapukan dari batuan ultra basa (endapan residual). Bermanfaat untuk pembuatan logam campuran (kuningan, perunggu, dll), industri perlistrikan, alat-alat transfortasi, pembuatan plat-plat nikel. Terdapat di kecamatan Petasia, Bungku Tengah, Bungku Selatan Kabupaten Morowali dengan luas wilayah tambang 36.653 Ha
Galena
Merupakan hasil proses hidrotermal. Bermanfaat untuk pembungkus kabel, solder, amunisi, pembuatan lempeng Pb, baterai dan bahan tube. Terdapat di Sungai Lewara Hulu, Kecamatan Marawola Kabupaten Donggala.
Emas
Merupakan hasil proses yang dierosi dan diendapkan oleh sungai-sungai berupa endapan aluvial. Manfat logam emas untuk cadangan moneter, perhiasan, kedokteran dan industri kimia. Terdapat di Kec. Palu Selatan dan Palu Utara Kota Palu dengan luas wilyah tambang 561.050 Ha; Kecamatan Parigi dan Moutong 46.400 Ha; Kecamatan Palele, Bunobogu, Dondo Kabupaten Buol 746.400 Ha; Kecamatan Lore Utara Kabupaten Poso 19.180 Ha dan Kecamatan Sigi Biromaru Kabupaten Donggala 228.700 Ha
Molibdenum
Merupakan endapan porfiri pada batuan vulkanik yang terdiri dari batuan diorit dan endesit. Bermanfaat untuk peralatan transfortasi (pesawat terbang, mobil), pembuatan kawat, campuran dengan logam lain, katalisator. Terdapat di Desa Malala Kecamatan Dondo Kabupaten Tolitoli.
Chromit
Terbentuk dari batuan ultra basa, sebagai mineral primer berbentuk masive. Bermanfaat untuk pembuatan campuran logam bersama-sama Fe, Ni, Co dan untuk industri perlistrikan. Terdapat di Kec. Mori Atas 229 Ha, Kec. Bungku Barat dan Bungku Tengah Kabupaten Morowali 1.003 Ha; Kecamatan Momunu Kab. Buol; Kecamatan Bulagi Kabupaten Banggai Kepulauan
Tembaga
Merupakan hasil proses metasomatik kontak. Bermanfaatn untuk industi pelistrikan, komunikasi, amunisi dan transfortasi. Terdapat di Kabupaten Parigi Moutong dan Sungai Bukal Kabupaten Buol
Belerang
Berhubungan dengan aktivitas gunung api berupa hasil sedimentasi atau proses hidrotermal metasomatis. Bermanfaat untuk industri pupuk, kertas, insektisida, bahan peledak, pemurni minyak. Terdapat Kecamatan Una-Una Kabupaten Tojo Una Una
Granit
Merupakan hasil pembekuan magma yang bersifat asam jauh dibawah permukaan bumi dan hampir selalu hadir sebagai batolit. Akibat kegiatan tektonik dan erosi, maka batuan ini tersingkap di permukaan bumi. Bermanfaat untuk material forndasi bangunan, alas badan jalan, campuran beton dalam bentuk fraksi ukuran dari split pasir debu sebagai pemecahan granit, sebagai panel prasasti, dinding ekterior, tegel, tangga bangunan, batu nisam dll. Terdapat di :
a. Kabupaten Tolitoli
- Kecamatan Galang; Desa Tende (700 Ha, tebal 50 meter, cadangan 345 juta m3), Tanjung Sangir (15 Km2, tebal 300 m, cadangan 3 milyar m3), Malangga (100 Km2, tebal 300 meter, cadangan 33 milyar m3) dan Kinapasang (20 Km2, tebal 300 meter, cadangan 6 milyar m3)
- Kecamatan Dondo (34 Km2, cadangan 14,667 milyar m3)
- Kecamatan Dampal Utara, Desa Tompo, Bamba Pula, Ogotua, Bonagong, dan Kabinuang(cadangan 9,345 milyar m3)
- Kecamatan Dampal Selatan 75 Km2, cadangan 12,287 milyar m3)
b. Kabupaten Donggala
- Kecamatan Dolo, Mantikole, Kecamatan Marawola cadangan 93 Juta m3
- Kecamatan Damsol, Desa Ogoamas, Balukang, Siboang, Sabang sampai Malona (cadangan 12, 287 milyar m3)
- Kecamatan Balaesang, Desa Sibayu sampai Sibuolang, Tambu sampau Labean, Walaudano sampai Poolulu (cadangan 84,324 milyar m3)
- Kecamatan Sirenja, Desa Lende (cadangan 2,442 milyar m3)
c. Kabupaten Bangkep terdapat di desa Tulisentabona, Poisumosoni, dan Lekotoi (cadangan 1, 422 milyar m3); desa Lambako Kecamatan Banggai (cadangan 1,575 milyar m3)
d. Kabupaten Tolitoli desa Bajungan, Tanjung Kembal, Kecamatan Galang (cadangan 1,69 juta m3)
Marmer
Merupakan hasil metafomorfosa batu gamping atau dolomit yang mengalami kristalisasi akibat pengaruh temperatur dan tekanan. Bermanfaat untuk ornamen dinding atau lantai dan untuk pembuatanbarang kerajinan. Terdapat di :
a. Desa Sulewana 16,85 juta m3, Ratodena 1,24 juta m3, dan Tonusu Kec. Pamona Utara, Desa Kilo Kec. Poso Pesisir Kab. Poso.
b. Desa Tinompo 83,49 juta m3, Korowalelo 4,13 milyar m3, dan Beteleme Kec. Mori Atas Kab. Morowali
Pasir dan Batu (Sirtu)
Merupakan hasil endapan yang berasal dari semua jenis batuan. Sumber utama adalah batu pasir dan konglomerat dari formasi molasa. Bermanfaat untuk bahan bangunan, pengisi coran, pembuatan tegel dan dekorasi bangunan. Terdapat di hampir semua sungai dalam jumlah cukup besar.
Diorit dan Andesit
Merupakan intrusi batuan beku yang bersifat intermediate dengan kandungangn SiO2 sekitar 50 – 60%. Bernanfaat sebagai konstruksi bangunan, alas jalan raya,campuran beton bertulang, bahan konstruksi darat dan air, bahan arsitektur dan ornamen. Terdapat di KecamatanBanawa dan Tawaili Kabupaten Donggala dan Kabupaten Tolitoli.
Pasir Felspar-Kuarsa
Merupakan hasil pelapukan fisik (ides-integrasi) batuan granit yang bersifat pegmatitik (berbutiran sangat kasar). Bermanfaat sebagai bahan keramik, semen portland, isilator rendah sampai menengah, industri kaca dan kertas. Terdapat di :
a. Kabupaten Donggala
- Sepanjang pantai desa Ogoamas sampai Lenju, desa Siboang, Tonggolobibi dan desa Malonas sampai Sabang Kecamatan Damsol (cadangan 15,91 juta m3)
- Sepanjang pantai Sibayu, Tambu, Mepanga dan Lambonga Kec. Balaesang (cadangan (22,72 juta m3)
- Pantai Lende Kec. Sirenja (cadangan 0,5 juta m3)
b. Kabupaten Tolitoli
- Lare, Malala dan Sikumbia Kec. Dondo (cadangan 6,2 juta m3)
- Sekitar pantai Ogotua desa Kabinuang Kec. Dampal Utara (cadangan 3,4 juta m3)
- Sekitar pantai Semutu dan Pepe, Kecamatan Dampal Selatan (cadangan 3,75 juta m3)
Gibsum
Merupakan evaporasi air laut. Bermanfaat untuk pembuatan semen portland, pemanis tanah, sebagai pupuk terutama pada kacang tanah. Terdapat di desa : Mamboro Kec. Palu Utara Kota Palu, Kendek Kecamatan Banggai Kabupaten Bangkep.
Batu Gamping
Merupakan hasil pengendapan material sisa rombakan binatang laut seperti cangkang kerang, foraminifera, koral atau ganggang laut yang mengalami litifikasi dan kristalisasi. Bermanfaat sebagai bahan baku pembuatan kapur, bahan baku semen, bahan bangunan,industri keramik. Terdapat di :
a. Kabupaten Poso; desa Marowo, Cempa, Sonsarin, Wegone dan Motongisi (cadangan 13,67 milyar m3)
b. Kabupaten Morowali; Kecamatan Lembo (4,131 milyar m3)
c. Kabupaten Bangkep; perbatasan Siledok dengan Siuma (75 juta m3) Desa Kendek dusun Bilang dan Desa Tekan (268,75 juta m3) Kecamatan Bulagi (77,4 milyar m3), Kecamatan Liang (29,038 milyar m3)
d. Kabupaten Banggai Kecamatan Lamala (3,255 milyar m3) Kacamatan Pagimana (12,746 m3).
e. Kabupaten Buol, Kecamatan Biau (6,91 milyar m3)
f. Kabupaten Ganti, Kabonga, Maleni, Kecamatan Banawa (0,5 milyar m3); Daerah Kaliburu, Batusuya, Daerah Loro Kecamatan Sindue (12 Juta m3) ; Kabupaten Donggala
Pospat
Sebagai hasil rekasi antara kotoran, urin, bangkai burung dan kelelawar yang tinggai digua-gua dengan batu kapur. Bermanfaat sebagai bahan baku pembuatan pupuk, korek api, pemurni gula dan fotografi. Terdapat di : Kabupaten Donggala antara desa Kabonga, Kabonga Besar dan Tanjung Batu; Kabupaten Poso, Kecamatan Lage dan Pamona Utara.
Koalin
Merupakan hasil pelapukan dan dekom-posisi batuan feldsfatik, dimana mineral-mineral potash aluminium silicate dan felsdfar diubah menjadi koalin. Bermanfaat untuk industri-industri kertas, karet, tekstil, barang-brang porselin, refraktori dan bahan penggosok. Terdapat di : Kecamatan Parigi Kabupaten Parigi Moutong, Kecamatan Banggai Kabupaten Bangkep.
Lempung dan Tanah Liat
Terbentuk dari batuan yang mengalami desintegrasi secara terus menerus karena pelapukan, cuaca serta faktor lain. Bermanfaat untuk industri keramik (gerabah), bahan baku semen portland, bahan genteng, batu dan tanah urug. Terdapat di :
a. Kecamatan Poso Kec. Pamona Utara (23,754 juta m3); Kec. Poso Pesisir, Lage
b. Kabupaten Banggai, Kec. Lamala (74,48 juta m3), Kec. Pagimana (22,5 juta m3)
c. Kabupaten Buol Kec. Biau (40,88 juta m3)
d. Desa Kolonodale, Kec. Petasia; Desa Tende Kec. Moro Atas Kab. Morowali.
e. Kabupaten Donggala; Kec. Banawa (5,1 juta m3); Kec. Sirenja (592 ribu m3), Kec. Damsol (2,442 milyar m3)
Batu Giok (jade)
Merupakan rombakan dari batuan malihanyang diendapkan disungai-sungai. Bermanfaat untu bahan perhiasan, kerajinan dan barng ornamen. Terdapat di pegunungan Pompangio, S.Kusek, S. Salimuru, S. Mambulaba, S. Uemaramu, S. Uemadago, dan S. Kusehmalino Kabupaten Poso
Pasir Kuarsa
Merupakan hasil pelapukan batuan granit yang selanjutnya terorosi atau ternawah oleh media air dan diendapkan pada tepi sungai atau pantai. Bermanfaat untuk industri keramik/gelas abrasive, bahan timbunan, industri kimia, industri cat, isolasi dan industri semen.
Terdapat di : Desa Moutong Kec. Moutong Kab. Parigi Moutong,; Kab. Bangkep; desa Lambaku (2,5 juta m3)
Batu Apung
Merupakan hasil aktifitas gunung api yang kaya akan kandungan silika atau buih kaca alam (rock froth), mempunyai struktur pori-pori dan ringan. Bermanfaat sebagai bahan poles (amplas) untuk logam, mortar dan beton, obat ringan, bata tahan api, bahan plaster, filter, bahan cat, pasta gigi dan industri keramik. Terdapat di daerah Bulagi, Kecamatan Bulagi Kab. Bangkep.
Talk
Merupakan hasil metamorfosa dari batuan serpentinit, dolomit, sekis dan genes. Bermanfaat sebagai bahan industri kosmetik, keramik, cat, karet dankertas. Terdapat di Pompangeo, Taripa dan S. Uedago